Learning Center PT SBS Gandeng LSP ABI Buka Sertifikasi Uji Kompetensi Alat Berat dan Mekanik

Keterangan Photo : Peserta saat melalukan ujian kompetensi tertulis

Tanjung Enim, SBSNews – Bertempat di gedung Learning Center PT Satria Bahana Sarana kerja sama dengan Lembaga Sertifikasi Profesi Alat Berat Indonesia (LSP ABI) lakukan Uji Kompetensi Alat Berat dan Mekanik, Selasa (6/10/2020).

Peningkatan keahlian adalah hal yang mutlak untuk dilakukan secara terus menerus. Keahlian yang mumpuni dalam bidang alat berat dan mekanik harus di uji. Untuk itulah ada peran Lembaga sertifikasi profesi yang melakukan uji kompetensi, sehingga mendapatkan pengakuan secara keahilan dan profesi.

PT. Satria Bahana Sarana (PT.SBS) melalui Learning Center terus memberikan yang terbaik dalam rangka peningkatan kompetensi keahlian. Berkerja sama dengan Lembaga Sertifikasi Profesi Alat Berat Indonesia (LSP ABI), PT. SBS membuka uji kompetensi kepada 68 Peserta yang terdiri dari spesialisasi alat berat dan mekanik. Acara pembukaan uji sertifikasi kompetesi ini di buka secara resmi oleh Finance & HCGS Director PT. SBS, Agus Sunaryadi.

“sertifikasi ini diselenggarakan oleh Learning Center PT SBS bekerjasama dengan Lembaga Sertifikasi Profesi Alat Berat Indonesia (LSP ABI). Dipilihnya ABI dikarenakan salah satu lembaga sertifikasi Alat Berat yang terpercaya dalam memberikan pengakuan keahlian di Indonesia”, ungkap Finance & HCGS PT. SBS, Agus Sunaryadi.

Lebih lanjut dikatakanya, “program sertifikasi ini adalah kelanjutan dari Program Pemagangan Operator dan Mekanik di PT SBS selama 1 tahun penuh dan telah selesai dilaksanakan pada tanggal  4 Maret 2019  sampai dengan 3 Februari 2020, yang diikuti 100 peserta, terdiri dari Operator (10 siswa Dozer, 10 Siswa Exca, 30 siswa DT ) dan 50 mekanik”, katanya.

Masih menurut Finance & HCGS Director PT SBS, nantinya peserta yang lulus akan mendapatkan sertifikat keahlian dari Negara melalui Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP). Hanya mereka yang benar-benar kompeten akan lulus dan mendapatkan sertifikat. Melalui pengakuan keahlian dari negara, maka diharapkan peserta sertifikasi ini dapat bersaing di Industri Pertambangan yang semakin kompetitif serta ketat persaingannya.

Untuk diketahui, biaya sertifikasi ini tidaklah murah dan semua di tanggung oleh PT. SBS. Diharapkan peserta alumni program pemaganngan ini harus bergangga dan beruntung karena uji komptensi seperti ini baru pertama kalinya diadakan oleh PT. SBS, tambahnya

Kepada Pak Asdi dan Supardi, sebagai Lead asesor, LSP ABI dalam kegiatan sertifikasi ini mohon untuk dibantu dan dibimbing bersama asesor-asesor dari LC PT. SBS  dalam melakukan kegiatan uji sertifikasi ini. Ini merupakan pengalaman pertama asesor-asesor LC PT. SBS bertugas melakukan assesment.  Selain itu mohon juga dapat dibantu agar  peserta sertifikasi ini dapat berhasil lulus dan dinyatakan kompeten, tutupnya (SBSNews/Red***).